headline news

Monday, February 13, 2012

MAKALAH BIMBINGAN KELOMPOK DI SD


BAB I
PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang
Dalam suatu kelompok, anggotanya dapat memberi umpan balik yang diperlukan untuk membantu mengatasi masalah anggota yang lain, dan anggota satu dengan yang lainnya saling memberi dan menerima. Perasaan dan hubungan antar anggota sangat ditekankan di dalam kelompok ini. Dengan demikian antar anggota akan dapat belajar tentang dirinya dalam hubungannya dengan anggota yang lain atau dengan orang lain. Selain itu di dalam bimbingan kelompok, anggota dapat pula belajar untuk memecahkan masalah berdasarkan masukan dari anggota yang lain.
Layanan bimbingan kelompok merupakan kegiatan yang menekankan pada proses berfikir secara sadar, perasaan-perasaan, dan perilaku-perilaku anggota untuk meningkatkan kesadaran akan pertumbuhan dan perkembangan individu yang sehat. Melalui layanan bimbingan kelompok, individu menjadi sadar akan kelemahan dan kelebihannya, mengenali keterampilan, keahlian dan pengetahuan serta menghargai nilai dan tindakannya sesuai dengan tugas-tugas perkembangan. Selain itu layanan bimbingan kelompok memberi kesempatan untuk mempelajari keterampilan sosial.

1.2        Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang masalah di atas maka permasalahan mendasar yang hendak ditelaah dalam makalah ini adalah:
1.      Apa pengertian bimbingan kelompok?
2.      Apa tujuan bimbingan kelompok?
3.      Apa saja bidang layanan bimbingan kelompok kaitannya dengan penyesuaian diri pada siswa SD?

1.3        Tujuan dan Manfaat
1.3.1 Tujuan Penyusunan Makalah
         Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk:
1.3.1.1 Mendeskripsikan tentang pengertian bimbingan kelompok.
1.3.1.2  Mendeskripsikan tentang penyelenggaraan layanan bimbingan kelompok kaitannya dengan penyesuaian diri pada siswa SD.
1.3.2 Manfaat Penyusunan Makalah
Penyusunan makalah ini bermanfaat secara:
1.3.2.1 Teoretis, untuk mendalami tentang Pendekatan dan Teknik BK di SD.
1.3.2.2  Praktis, bermanfaat bagi:
a.    Para pendidik agar pendidik dapat menyelenggarakan bimbingan kelompok dengan baik.
b.    Mahasiswa agar dapat mengaplikasikan bimbingan kelompok kaitannya dengan penyesuaian diri pada siswa SD.















BAB II
PEMBAHASAN MASALAH


2.1        Pengertian Bimbingan Kelompok
Menurut Gazda (1978) bimbingan kelompok di sekolah merupakan kegiatan informasi kepada sekolompok siswa untuk membantu siswa menyusun rencana dan keputusan yang tepat (dalam Prayitno dan Amti, 1999: 309).
Pengertian di atas menekankan pada kegiatan pemberian informasi dalam suasana kelompok dan adanya penyusunan rencana untuk mengambil keputusan. Menurut Prayitno (1995: 61) bahwa “Bimbingan kelompok adalah memanfaatkan dinamika untuk mencapai tujuan-tujuan bimbingan dan konseling, bimbingan kelompok lebih menekankan suatu upaya bimbingan kepada individu melalui kelompok”.
Sukardi (2002: 48) menjelaskan bahwa : Layanan bimbingan kelompok adalah layanan yang memungkinkan sejumlah peserta didik secara bersama-sama memperoleh bahan dari narasumber tertentu (terutama guru pembimbing atau konselor) yang berguna untuk menunjang kehidupan sehari-hari baik individu sebagai pelajar, anggota keluarga, dan masyarakat serta untuk mempertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Dengan demikian bimbingan kelompok adalah proses pemberian informasi dan bantuan yang diberikan oleh seorang yang ahli (guru pembimbing) pada sekelompok orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok guna mencapai suatu tujuan tertentu, tujuan dalam penelitian ini adalah membentuk konsep diri positif.

2.2        Tujuan Bimbingan Kelompok
Kesuksesan layanan bimbngan kelompok sangat dipengaruhi sejauh mana tujuan yang akan dicapai dalam layanan layanan kelompok yang diselenggarakan.
Tujuan bimbingan kelompok yang dikemukakan oleh Prayitno (2004: 2-3) adalah sebagai berikut :
2.2.1 Tujuan Umum
Tujuan umum dari layanan bimbingan kelompok adalah berkembangnya sosialisasi siswa, khususnya kemampuan komunikasi anggota kelompok.

2.2.2 Tujuan Khusus
Bimbingan kelompok bermaksud membahas topik-topik tertentu. Melalui dinamika kelompok yang intensif, pembahasan topik-topik itu mendorong pengembangan perasaan, pikiran, persepsi, wawasan dan sikap yang menunjang diwujudkannya tingkah laku yang lebih efektif. Dalam hal ini kemampuan berkomunikasi verbal maupun non verbal ditingkatkan.
Dengan diadakannya bimbingan kelompok ini dapat bermanfaat bagi siswa karena dengan bimbingan kelompok akan timbul interaksi dengan anggota-anggota kelompok mereka memenuhi kebutuhan psikologis, seperti kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan teman-teman sebaya dan diterima oleh mereka, kebutuhan bertukar pikiran dan berbagi perasaan, kebutuhan menemukan nilai-nilai kehidupan sebagai pegangan, dan kebutuhan untuk menjadi lebih mandiri.

2.3        Penyelenggaraan Layanan Bimbingan Kelompok
2.3.1 Model Kelompok dalam Layanan Bimbingan Kelompok
Menurut Prayitno (1999: 24-25) bahwa dalam penyelenggaraan bimbingan kelompok dikenal dua jenis kelompok, yaitu kelompok bebas dan kelompok tugas :
a.      Kelompok bebas
Dalam kegiatannya para anggota bebas mengemukakan segala pikiran dan perasaanya dalam kelompok. Selanjutnya apa yang disampaikan mereka dalam kelompok itulah yang menjadi pokok bahasan kelompok.
b.      Kelompok tugas
Dalam penyelenggaraan bimbingan kelompok tugas arah dan isi kegiatannya tidak ditentukan oleh para anggota, melainkan diarahkan kepada penyelesaiannya suatu tugas. Pemimpin kelompok mengemukakan suatu tugas untuk selanjutnya dibahas dan diselesaikan oleh anggota kelompok.

2.3.2 Komponen Layanan Bimbingan Kelompok
Prayitno (1995: 27) menggemukakan bahwa ada tiga komponen penting dalam kelompok yaitu suasana kelompok, anggota kelompok, dan pemimpin kelompok.
a.      Suasana kelompok
Dinamika kelompok berarti suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis secara jelas antara anggota yang satu dengan yang lain (Santoso, 2004:5). Dengan kata lain, antar anggota kelompok mempunyai hubungan psikologis yang berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersama-sama.
Sedangkan menurut Wibowo (2005: 61) mengemukakan: Dinamika kelompok adalah suatu studi yang menggambarkan berbagai kekuatan yang menentukan perilaku anggota dan perilaku kelompok yang menyebabkan terjadinya gerak perubahan dalam kelompok untuk mencaapi tujuan bersama.

b.      Anggota kelompok
Peranan yang hendaknya dimainkan anggota kelompok sesuai yang diharapkan menurut Prayitno (1995:32) adalah sebagai berikut:
1)      Membantu terbinanya suasana keakraban dalam hubungan antar anggota kelompok.
2)      Mencurahkan segenap perasaan dalam melibatkan diri dalam kegiatan kelompok.
3)      Berusaha agar yang dilakukannya itu membantu tercapainya tujuan bersama.
4)      Membantu tersusunnya aturan kelompok dan berusaha mematuhinya dengan baik.
5)      Benar-benar berusaha untuk secara efektif ikut serta dalam seluruh kegiatan kelompok.
6)      Mampu mengkomunikasikan secara terbuka.
7)      Berusaha membantu orang lain.
8)      Memberikan kesempatan kepada anggota lain untuk juga menjalani peranannya.
9)      Menyadari pentingnya kegiatan kelompok tersebut.

c.      Pemimpin kelompok
Pemimpin kelompok adalah orang yang mampu menciptakan suasana sehingga para anggota kelompok dapat belajar bagaimana mengatasi masalah-masalah mereka sendiri.
Menurut Prayitno (1995: 35-36) peranan pemimpin kelompok dalam layanan bimbingan kelompok adalah sebagai berikut.:
1)      Pemimpin kelompok dapat memberikan bantuan, pengarahan atau campur tangan langsung terhadap kegiatan kelompok. Campur tangan ini meliputi hal-hal bersifat dari yang dibicarakan maupun mengenai proses kegiatan itu sendiri.
2)      Pemimpin kelompok memusatkan perhatian pada suasana perasaan yang berkembang dalam kelompok itu, baik perasaan anggota-anggota tertentu maupun keseluruhan kelompok. Pemimpin kelompok dapat menanyakan suasana perasaan yang dialami oleh anggota kelompok.
3)      Jika kelompok tersebut tampak kurang menjurus ke arah yang dimaksudkan, maka pemimpin kelompok perlu memberikan arah yang dimaksudkan.
4)      Pemimpin kelompok juga perlu memberikan tanggapan (umpan balik) tentang berbagai hal yang terjadi dalam kelompok, baik yang bersifat isi maupun proses kegiatan kelompok.
5)      Pemimpin kelompok diharapkan mampu mengatur lalu lintas kegiatan kelompok, pemegang atauran permainan (menjadi wasit), pendamai dan pendorong kerjasama serta suasana kebersamaan. Selain itu juga diharapkan bertindak sebagai penjaga agar apapun yang terjadi di dalam kelompok itu tidak merusak ataupun menyakiti seseorang atau lebih anggota kelompok.
6)      Sifat kerahasiaan dari kelompok itu dengan segenap isi dan kejadian-kejadian yang timbul di dalamnya juga menjadi tanggung jawab pemimpin kelompok.

2.3.3 Teknik-teknik Bimbingan Kelompok
Ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam bimbingan kelompok, seperti yang disebutkan oleh Tatiek Romlah (2001: 87)
Beberapa teknik yang biasa digunakan dalam pelaksanaan bimbingan kelompok yaitu, antara lain : pemberian informasi, diskusi kelompok, pemecahan masalah (problem solving), permaianan peranan (role playing), permainan simulasi (simulation games), karyawisata (field trip), penciptaan suasana keluarga (Home Room).



2.3.4 Tahap-tahap Bimbingan Kelompok
Tahap-tahap perkembangan kelompok dalam bimbingan melalui pendekatan kelompok sangat penting yang pada dasarnya tahapan perkembangan kegiatan bimbingan kelompok sama dengan tahapan yang terdapat dalam konseling kelompok. Prayitno (1995:40-60) Tahap-tahap bimbingan kelompok ada empat tahap, yaitu : tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan dan tahap pengakhiran.
a.      Tahap Pembentukan
b.      Tahap Peralihan
c.      Tahap Kegiatan
d.      Tahap Pengakhiran (Terminasi)

2.4        Bidang Layanan Bimbingan Kelompok Kaitannya dengan Penyesuaian Diri pada Siswa SD
2.4.1  Bidang Pengembangan Pribadi
Contoh topik layanan bimbingan kelompok:
a.             Cara bersikap dan berperilaku yang baik.
b.             Cara meningkatkan kemampuan bakat dan minat.
c.             Cara menghormati orang yang lebih tua.
2.4.2  Bidang Pengembangan Sosial
Contoh topik layanan bimbingan kelompok:
a.             Cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain.
b.             Cara memilih teman yang baik.
c.             Cara menyesuaikan diri dengan lingkungan.
d.            Cara bersopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
2.4.3  Bidang Pengembangan Kegiatan Belajar
Contoh topik layanan bimbingan kelompok:
a.             Cara belajar yang efektif dan efisien.
b.             Cara membentuk kelompok belajar.
c.             Cara memilih teman belajar.

2.4.4  Bidang Pengembangan Karir
Contoh topik layanan bimbingan kelompok:
a.             Mengenal jenis-jenis pekerjaan.
b.             Cara mewujudkan cita-cita.
c.             Manfaat ekstrakurikuler di sekolah.
2.4.5  Bidang Pengembangan Kehidupan Berkeluarga
Contoh topik layanan bimbingan kelompok:
a.             Cara menjadi anak yang baik.
b.             Menjaga nama baik orang tua.
2.4.6  Bidang Pengembangan Kehidupan Beragama
Contoh topik layanan bimbingan kelompok:
a.             Mengenal macam-macam agama yang diakui di Indonesia.
b.             Toleransi antar umat beragama.
c.             Kewajiban umat beragama.

















BAB III
PENUTUP

3.1    KESIMPULAN
Bimbingan kelompok adalah proses pemberian informasi dan bantuan yang diberikan oleh seorang yang ahli (guru pembimbing) pada sekelompok orang dengan memanfaatkan dinamika kelompok guna mencapai suatu tujuan tertentu, tujuan dalam penelitian ini adalah membentuk konsep diri positif.
3.1.1    Bimbingan Kelompok
            3.1.1.1   Tujuan Bimbingan Kelompok
Tujuan bimbingan kelompok yang dikemukakan oleh Prayitno (2004: 2-3) adalah sebagai berikut :
a.              Tujuan Umum
Tujuan umum dari layanan bimbingan kelompok adalah berkembangnya sosialisasi siswa, khususnya kemampuan komunikasi anggota kelompok.
b.             Tujuan Khusus
Bimbingan kelompok bermaksud membahas topik-topik tertentu. Melalui dinamika kelompok yang intensif, pembahasan topik-topik itu mendorong pengembangan perasaan, pikiran, persepsi, wawasan dan sikap yang menunjang diwujudkannya tingkah laku yang lebih efektif. Dalam hal ini kemampuan berkomunikasi verbal maupun non verbal ditingkatkan.
            3.1.1.2   Penyelenggaraan Layanan Bimbingan Kelompok
Model Kelompok dalam Layanan Bimbingan Kelompok
a.              Kelompok bebas
b.             Kelompok tugas
            3.1.1.3   Komponen Layanan Bimbingan Kelompok
a.              Suasana kelompok
b.             Anggota kelompok
c.              Pemimpin kelompok
3.1.1.4   Teknik-teknik Bimbingan Kelompok
Beberapa teknik yang biasa digunakan dalam pelaksanaan bimbingan kelompok yaitu, antara lain : pemberian informasi, diskusi kelompok, pemecahan masalah (problem solving), permaianan peranan (role playing), permainan simulasi (simulation games), karyawisata (field trip), penciptaan suasana keluarga (Home Room).
3.1.1.5   Tahap-tahap Bimbingan Kelompok
a.              Tahap Pembentukan
b.             Tahap Peralihan
c.              Tahap Kegiatan
d.             Tahap Pengakhiran (Terminasi)
3.1.2    Bidang Layanan Bimbingan Kelompok Kaitannya dengan Penyesuaian Diri pada Siswa SD
3.1.2.1   Bidang Pengembangan Pribadi
3.1.2.2   Bidang Pengembangan Sosial
3.1.2.3   Bidang Pengembangan Kegiatan Belajar
3.1.2.4   Bidang Pengembangan Karir
3.1.2.5   Bidang Pengembangan Kehidupan Berkeluarga
3.1.2.6   Bidang Pengembangan Kehidupan Beragama

3.2    SARAN
Bimbingan kelompok di SD hendaknya dilaksanakan dengan baik, sehingga para siswa dapat memahami dirinya sendiri dan orang lain sehingga siswa dapat mencapai perkembangan yang optimal.
DAFTAR PUSTAKA




Prayitno. 2004. Layanan Bimbingan dan Konseling (l.1-L.9). Padang: Universitas Negeri Padang.

Prayitno. 2004. Pedoman Khusus Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Depdiknas.

Walgito, Bimo. 2006. Bimbingan dan Konseling, Cetakan I.





















KATA PENGANTAR


Dengan panjatan puji syukur kehadirat Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang, hanya dengan rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK KAITANNYA DALAM PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA SD”, tepat waktu. Shalawat serta salam penulis haturkan kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi yang telah memberikan tuntunan syariat Agama Islam kepada umatnya untuk  meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
Makalah ini disusun untuk melengkapi tugas mata kuliah Pendekatan dan Teknik BK di SD. Penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu dalam penulisan makalah ini terutama :
1.            Drs. Zaenal Hasan, selaku Dosen pembimbing mata kuliah Pendekatan dan Teknik BK di SD.
2.            Rekan-rekan mahasiswa yang telah membantu penulis, baik moril maupun spirituil.
3.            Semua pihak yang tak bisa penulis sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan karena masih banyak terdapat kekurangan maupun kasalahan baik mengenai susunan kalimat maupun isinya. Oleh sebab itu kritik dan saran dari pembaca selalu penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah yang singkat dan sederhana ini bermanfaat bagi semua, amin.

Kudus,     September 2011


Penulis

ii
 
DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL..................................................................................          i
KATA PENGANTAR ...............................................................................          ii
DAFTAR ISI ..............................................................................................          iii

BAB       I        PENDAHULUAN .............................................................          1
1.1    Latar Belakang Masalah .............................................          1
1.2    Rumusan Masalah ......................................................          1
1.3    Tujuan dan Manfaat ...................................................          2

BAB       II      PEMBAHASAN MASALAH ...........................................          3
2.1    Pengertian Bimbingan Kelompok ..............................          3
2.2    Tujuan Bimbingan Kelompok.....................................          3
2.3    Penyelenggaraan Layanan Bimbingan Kelompok......          4
2.4    Bidang Layanan Bimbingan Kelompok Kaitannya
         dengan Penyesuaian Diri pada Siswa SD...................          8

BAB       III     PENUTUP...........................................................................          10
A.          Simpulan ....................................................................          10
B.           Saran ..........................................................................          11
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................          12




iii
 

No comments:

Post a Comment

Post a Comment